Pages

Labels

Showing posts with label sejarah barcelona. Show all posts
Showing posts with label sejarah barcelona. Show all posts

Friday, 31 May 2013

Antara Barceloa Dan Ac Milan

Fc Barcelona Dan Ac Milan, dua klub besar tetapi beda Negara ini adalah tim yang sering melakukan transfer pemain-pemain diantara mereka. Berikut daftar pemain terbaik barcelona yang pernah singggah kemudian berkostum Ac Milan:

Bojan Krkic. Meski berdarah Serbia, pemain satu ini lahir di Katalunya. Barca boleh dibilang sebagai klub "sebenarnya" bagi Bojan. Selain lahir di Barcelona
Bojan meninggalkan Blaugrana di musim panas 2011 untuk bergabung ke klub yang bermarkas di ibukota Italia, AS Roma. Ia datang ke Roma bersamaan dengan direkrutnya pelatih Barcelona B yang juga mantan penyerang Barca, Luis Enrique. Awal musim 2012/2013, Roma meminjamkannya ke Milan.

Ronaldinho. Siapa Yang tak mengenal pemain yang satu ini, Sebelum masa jaya Lionel Messi, dialah megabintang di Camp Nou. Bersama Ronaldinho, Barca merebut Liga Champions 2005/2006. Pemain asal Brazil itu juga menjadi pemain terbaik dunia saat berseragam Barcelona. Setelah lima musim di Barca, Ronaldinho dilepas ke AC Milan dengan harga 25 juta euro di bursa musim panas 2008.

Di Barca, Ronaldinho meninggalkan warisan 70 gol dalam 150 laga. Bersama Milan, ia menyumbang 20 gol selama dua musim (2008-2010). Di musim 2011, pemain kelahiran Porto Alegre, Brazil, 21 Maret 1980, itu, kembali ke kampung halamannya untuk bermain di Flamengo. Sejak awal musim ini, ia bermain di Atletico Mineiro.

Patrick Kluivert. Tak seperti Bojan dan Ronaldinho, Kluivert bermain lebih dulu untuk Milan sebelum hengkang ke Barca. Pada 1997, Milan tertarik merekrut Kluivert setelah menghabiskan tiga musim yang spektakuler di Ajax Amsterdam. Hanya mencetak enam gol selama semusim, Milan menjual penyerang kelahiran Amsterdam, Belanda, 1 Juli 1986, itu, ke Barcelona.

Di Barca, Kluivert menemukan sentuhannya kembali. Ia menyumbang 90 gol dalam enam musim (1998-2004) bersama Los Cules. Sayang, dari sisi gelar, satu-satunya persembahan Kluivert adalah La Liga 1998/1999.

Ronaldo. Datang  ke Barcelona setelah direkrut dari PSV Eindhoven. Di musim perdananya, ia menunjukkan fenomena dengan mencetak 34 gol dalam 37 laga di Barca. Di musim itu, ia juga mencatatkan rekor mencetak gol dalam sebelas laga beruntun. Rekor itu bertahan sebelum Lionel Messi memecahkannya tahun ini.

Pesepakbola kelahiran Rio De Janeiro, Brazil, 18 September 1976, itu, ternyata tak betah di Camp Nou. Tawaran gaji besar dari Inter Milan membuatnya hijrah ke Italia pada musim 1997/1998. Penampilannya di Barca-Inter membuatnya ditahbiskan sebagai peraih Ballon D'Or 1997.

Rivaldo. Rivaldo adalah idola Camp Nou pada saat itu. Barca terpikat setelah melihat musim debut Brazileno itu di Deportivo La Coruna pada 1996/1997. Barca memboyongnya dari Galisia dengan harga 24 juta euro. 5 musim membela Barca merupakan momen puncak bagi Rivaldo. Pada musim 2000/2001, ia menjadi pencetak gol terbanyak dengan catatan 36 gol di semua kompetisi di daratan biru.

keberhasilanya membawa El Barca menjuarai La Liga 1998/1999 membawanya ke dalam sejarah individual. Pemain kelahiran Paulista, Brazil, 19 April 1972, itu, terpilih untuk Ballon D'Or 1999. Pada musim 2002/2003, Rivaldo mendarat di Milan. Dalam seragam Rossoneri (2002-2004), ia bermain sebanyak 40 laga dengan sumbangan lima gol.

Zlatan Ibrahimovic. Dialah pembelian spektakuler di era Josep Guardiola dari sisi harga. Untuk Ibra saja, Barca harus membayar 46 juta euro plus Samuel Eto'o dari Inter Milan. Jika nilai 46 juta euro dan Eto'o digabungkan, maka harga Ibra sebenarnya 66 juta euro. Wow sangat fantastic

Penampilan penyerang kelahiran Malmo, Swedia, 3 Oktober 1981, itu, sebenarnya tak terlalu buruk. Ia mencetak 20 gol dengan sepuluh umpan. Yang paling berkesan adalah gol tunggal yang memenangkan Barcelona dalam El Clasico pertamanya di Spanyol.

Ironis, kontrak lima musimnya hanya selesai satu tahun saja karena Ibra dikabarkan tidak memiliki kesepahaman dengan pelatih Josep Guardiola. Meski begitu, ia menyumbangkan lima gelar untuk El Barca, yaitu La Liga 2009/2010, Super Spanyol 2009 dan 2010, Super Eropa 2009, dan Piala Dunia Antar Klub 2009. Setelah itu, Ac Milan adalah klub yang menyambutnya.

Monday, 27 May 2013

Bintang Yang Menjadi Luka Fans

Sudah tidak bisa di hindari lagi kata-kata musuh/rival abadi di spanyol ini. Yupz, persaingan Barcelona dengan Real Madrid adalah rivalitas abadi dua tim yang paling di mengundang semua mata di dunia ketika ke dua kubu bertemu di rumput hijau dalam memperebutkan tahta tertinggi di spanyol. Dalam sejarah barcelona dan Real Madrid terjadi beberapa kali pemain yang di musim pertamanya berseragam El barca tetapi di musim selanutnya berseragam El Real.

Perpindahan pemain yang melibatkan Real Madrid dan Barcelona selalu menimbulkan reaksi, yang dapat dibilang berlebihan dari para sporter masing-masing klub untuk menunjukkan ketidaksenangannya atas transfer pemain itu. Sehingga pemain-pemain yang berpindah dari Madrid ke Barcelona, atau pun sebaliknya, dimasukkan ke dalam daftar pengkhianat.

Transfer yang paling menggemparkan adalah transfer Luis Figo ke Real Madrid, setelah lima musim membela El Barca. Figo pernah mengalami insiden pelemparan kepala hewan ke dalam lapangan pertandingan pada El Clasico musim 2002-2003 di kandang Barcelona.

Hal ini terjadi saat Luis Figo ingin mengambil tendangan sudut. Menurut pendukung Barcelona, ia menunda waktu dengan tidak secepatnya menendang bola itu, sehingga membuat mereka emosi. Mengenai alasan kepindahan Luis Figo ke Real Madrid, Phil Ball dalam bukunya, Morbo: The Story of Spanish Football, menuliskan pendapatnya.

Sebaliknya Luis Enrique juga masuk ke dalam daftar pengkhianat antar kedua tim. Ia memilih Barcelona setelah dirinya memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Real Madrid. Tak hanya itu, Luis Enrique juga menolak untuk datang di peringatan satu abad Real Madrid pada tahun 2002. Padahal ia sudah diundang oleh pihak Madrid, dam menurut Marca, Enrique adalah satu-satunya tamu yang tidak hadir di perayaan tersebut. Hal itu tentu membuat ia semakin dimusuhi para pendukung Madrid.

Berikut beberapa daftar pemain yang pernah memakai 2 kostum El Clasico

Barcelona ke Madrid
Tahun 1902 Alfonso Albeniz, Spanyol
Tahun 1906 Charles Wallace, Inggris
Tahun 1906 Jose Quirante, Spanyol
Tahun 1911 Alfonso Albeniz, Spanyol
Tahun 1911 Arsenio Comamala, Spanyol
Tahun 1913 Walter Rozitsky, Polandia
Tahun 1932 Josep Samitier, Spanyol
Tahun 1950 Alfonso Navarro, Spanyol
Tahun 1961 Justo Tejada, Spanyol
Tahun 1962 Evaristo de Macedo, Brasil
Tahun 1965 Fernand Goyvaerts, Belgia
Tahun 1988:Bernd Schuster, Jerman
Tahun 1990 Luis Milla, Spanyol
Tahun 1992 Fernando ”Nando” Munoz, Spanyol
Tahun 1994 Michael Laudrup, Denmark
Tahun 2000 Luis Figo, Portugal
Tahun 2007 Javier Saviola, Argentina

Madrid ke Barcelona
Tahun 1905 Luciano Lizarraga, Spanyol
Tahun 1965 Lucien Muller, Perancis
Tahun 1996 Luis Enrique, Spanyol


Monday, 13 May 2013

Bintang Yang Terlupakan Di Fc Barcelona



Mungkin jika sobat di tanya siapa top score sepanjang sejarah barcelona, yupz.. sudah pasti kalian menjawab Lionel messi. Memang benar jawaban itu, tetapi sebenarnya yang memegang top score se[panjang masa adalah Paulino Alcantara pun ternyata benar. Siapakah Alcantara?

Balik ke masa lalu, "Blaugrana" pernah memiliki pemain terbaik bernama Paulino Alcantara Riestra. Tebak berapa jumlah gol Alcantara selama berseragam "El Barca"? 369 gol dalam 357 pertandingan!

Tetapi Sayangnya, kompetisi resmi Liga Spanyol baru berlangsung 1929. Alhasil, seluruh gol Alcantara saat itu tak dianggap, meski Barcelona tetap mengklaim jika jumlah gol sang pemain tetap 369 gol di ajang resmi dan persahabatan.
Lahir 7 Oktober 1896 di Iloilo City, Filipina, pada usia tiga tahun Alcantara bermigrasi ke Barcelona, Spanyol. Menginjak usia 15 tahun, Alcantara mencicipi debutnya di Barcelona. Bakat luar biasa Alcantara dengan torehan hat-trick pada debutnya.
 
Dari periode 1912-16, meski masih berusia muda, Alcantara sudah menjadi andalan lini depan "Azulgrana". Tiga gelar sukses dipersembahkan Alcantara pada periode tersebut.
Pada 1916, keluarga Alcantara kembali ke Filipina. hasilnya, Alcantara pun ikut pulang ke kampung halamannya dan meninggalkan klubnya itu. Selama di Filipina, Alcantara lantas bergabung dengan klub lokal, Bohemians Sporting Club. Dia juga sempat bermain untuk timnas Filipina pada 1917 dan membawa negaranya mengalahkan Jepang 15-2 di sebuah turnamen mini.

Bermain sepak bola tak lantas membuat Alcantara lupa dengan pendidikan formal. Sambil berkiprah sebagai pemain, Alcantara juga belajar di bidang kedokteran. Sejak kecil, Alcantara memang mempinyai cita-cita ingin menjadi seorang dokter tetapi kenyataan berbeda karena dia meraih mimpi-mimpinya lebih lengkap. Menjadi pemain Barcelona dan seorang dokter.

Terlalu fokus terhadap karier kedokterannya, Alcantara pernah menolak ajakan timnas Spanyol untuk berlaga di Olimpiade 1920. Dia menolak lantaran jadwal Olimpiade 1920 berbarengan dengan ujiannya di kedokteran. Setelah pensiun, Alcantara meneruskan karier menjadi seorang dokter.
Setelah dua tahun menetap di Filipina, Alcantara akhirnya kembali ke Spanyol. Mulai saat itulah, karier Alcantara bersama Barcelona melejit bak meteor. Kematangan bermainnya semakin lengkap pada usia 23 tahun.
 
Barcelona pun dibawanya merajai kompetisi amatir papan atas Spanyol. Di bawah asuhan Pelatih Jack Greenwell, Alcantara berubah menjadi predator "Blaugrana" di kotak penalti lawan. Dari 1912-27, Alcantara setia mengabdi di Barcelona dengan menorehkan rekor 369 gol.
Karier internasional Alcantara juga bisa terbilang bagus. Tak hanya Negara asalnya yang pernah dibelanya, Alcantara saat itu juga menjadi bagian timnas Spanyol dan Catalunya. Maklum, pada zaman itu, pemain bisa bebas membela negara tempatnya menetap.
 
Ada momen unik yang membuatnya dijuluki "El Romperedes" yang artinya perobek jaring. Pada 1922 saat membela Spanyol, Alcantara pernah merobek jaring gawang Perancis melalui tendangan kerasnya yang berbuah gol dari jarak 32 meter. Wooww!!

Alcantara pun memutuskan pensiun pada usia 31 tahun. Dia mengembuskan napas terakhir pada 13 Februari 1964 saat usianya 67 tahun.Selama 48 tahun sudah Alcantara tiada. Namun, Barcelona, Bohemians, timnas Catalunya, Spanyol, dan Filipina boleh berbangga pernah diperkuat pemain tertajam "Blaugrana" sepanjang sejarah, Paulino Alcantara!

Friday, 10 May 2013

Kenangan Pahit Fc Barcelona Sepanjang Sejarah



Fc Barcelona sebagai tim besar di La liga karna belum pernah masuk ke divisi 2. Berikut beberapa bukti kekalahan sepanjang sejarahbarcelona:

  •  Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah La Liga

 
Pada Musim 1930/1931 dimulai Barcelona dengan gaya permainan yang inprensif. Tetapi ketika di leg kedua La Liga Barcelona menelan pil pahit dari Athletic Bilbao dengan skor 12-1



Padahal Jornada 1 (pekan pertama) mereka mampu mempecundangi Athletic Bilbao dengan skor 6-3. Optimisme sempat membubung tinggi di kubu El Barca karena memuncaki klasemen pekan pertama. Namun, seiring perjalanan musim, Barcelona lebih sering seri. Sementara, Bilbao melesat ke peringkat kedua. Puncaknya, adalah pertandingan pekan 10 musim 1930/1931. Athletic Bilbao mendapat giliran untuk menjamu Barcelona.


Bertempat di San Mames, Bilbao menyulap kandang mereka yang berjuluk Katredal, sebagai neraka untuk El Barca. Agustin Sauto Arana atau lebih sering disebut Bata, mencetak gol pembuka Bilbao di menit 2. Gol ini seolah menjadi dentingan lonceng pertama yang memekakkan telinga pasukan Barcelona. 

Bata kembali membobol gawang kiper Barcelona saat itu, Ramon Llorens di menit 8. El Barca kemudian bangkit. Severiano Goiburu berhasil memperkecil kekalahan di menit 10. Ketika Barcelona seakan mampu memberikan perlawanan ketat berkat gol tersebut, pertandingan justru berakhir dengan kemenangan telak satu sisi. Hingga babak pertama berakhir, skor sudah 6-1. Babak kedua,


Bilbao bisa melesakkan 6 gol tambahan satu di antaranya adalah gol bunuh diri, Bata pun menjadi pahlawan klub karena mampu membukukan tujuh gol dalam pertandingan ini. 4 golnya di babak pertama ditambah 3 gol di 45 menit kedua. Alhasil, skor akhir 12-1 menjadi milik Athletic Bilbao. Pada klasemen akhir, Athletic Bilbao berhasil menjadi kampiun dengan 22 poin. Mereka cuma unggul satu angka dari Barcelona yang duduk di peringkat empat. Namun, skor 12-1 tersebut, hingga saat ini, menjadi kekalahan terbesar yang pernah didapatkan Barcelona di semua kompetisi. Barcelona sendiri, setelah kejadian tersebut, cukup banyak berbenah.


  •  Kekalahan Terbesar Dalam Sejarah Copa Del Rey  

Inilah kekalahan yang paling menyakitkan el barca di sepanjang sejarahnya saat rival abadi spanyol Real Madrid membantai Barcelona dengan skor 11-1 pada tahun (1943) Perang sipil Spanyol telah menyulut ketegangan antara Madrid dan Barca di mana Los Azulgrana kemudian menjadi sebuah simbol Catalanism yang berdiri di seberang tim ibukota tersebut. 

Perang tersebut menyebabkan pertandingan di antara kedua tim tersebut vakum tahun 1936 sampai 1939 dan, meski Barca memiliki catatan lebih baik di pertemuan awal pasca perang, Madrid mampu memenangi empat dari lima pertandingan sebelum pertandingan mereka yang terkenal di pentas piala domestik tahun 1943. Pada laga semifinal Copa del Generalisimo - atau Copa del Rey selama pemerintahan Jenderal Francisco Franco - Barca menang 3-0 di kandangnya, stadion Les Corts pada leg pertama, diiringi siulan fans Catalonia pada pemain tim tamu.



Franco dikabarkan sangat marah akan hasil tersebut dan cerita yang berkembang menyebut, jelang leg kedua, direktur keamanan dalam negeri Spanyol telah memperingatkan para pemain Barca akan sikap patriotisme mereka yang kurang dan mengatakan bahwa mereka "bisa bermain karena kedermawanan rezim Franco". Para fans Madrid pun diberi peluit demi menurunkan semangat tim tamu mereka, dan Madrid memimpin 8-0 pada paruh pertama untuk menyudahi permainan dengan hasil 11-1 - yang masih menjadi kemenangan terbesar sepanjang sejarah klub.


  •  Kekalahan Agregat Terbesar Dalam Sejarah Semifinal Liga Campions 

 
Mungkin masih teringat saat pertandinagan Bayern Munchen vs Barcelona di liga champion dengan agregat Bayern Munich 7-0 atas Barcelona dalam laga pertemuan (leg) kedua semifinal Liga Champions



Bayern meraih kemenangan agregat terbesar di semifinal dalam sejarah kompetisi Liga Champions. Pemain Bayern Thomas Muellermencetak delapan gol dan membantu lahirnya dua gol dalam Liga Champions musim ini. Barcelona tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan terakhir di kandang dalam laga Liga Champions. Kekalahan terakhir di kandang mereka adalah saat kalah 1-2 dari Rubin Kazan pada Oktober 2009.

Barcelona terakhir kali dikalahkan di kedua leg (pertemuan) dari suatu pertandingan sistem gugur Eropa pada tahun 1987 oleh klub Skotlandia, Dundee United.  Barcelona gagal mencetak gol di babak pertama dalam empat pertandingan resmi terakhir mereka. 

Semoga di musim depan El Barca bias mngembalikan si kuping lebar (tropi liga Champion) ke Camp Nou.. Barvo Fc Barcelona!!
QEWY6HRZDJJE

Monday, 6 May 2013

Keindahan Tiki-Taka Yang Membuat Frustasi Lawan Barcelona




Tiki taka dalam bahasa spanyol tiqui-taca, adalah gaya yang "ofensif sekaligus defensif - tim yang memainkan tiki-taka selalu menguasai bola, sehingga tidak perlu adanya pergantian antara bertahan dan menyerang.
Strategi ini tidak lepas dari Fc Barcelona, serangan alur bola dari kaki ke kaki secara dinamais ini diperlihatkatkan para pasukan Blugrana di setiap pertandingannya, umpan 1-2 dari tengah hingga trobosan kedepan gawang adalah serangan yang sangat mematikan.

Menurut banyak pihak, apa yang menjadi dasar tik-taka merupakan gaya bermain yang dipopulerkan dan diterapkan oleh Johan Cruyff semasa menjadi manajer Barcelona pada tahun 1988 hngga 1996. Gaya ini terus dikembangkan di bawah pelatih asal Belanda lainnya, Louis van Gaal dan Frank Rijkaard dan kemudian diadopsi oleh tim-tim La Liga lainnya seperti Villarreal CF di bawah pelatih Manuel Pellegrini dan Juan Carlos Garrido.

Tradisi tiki-taka Barcelona menghasilan kesuksesan yang lebih besar pada masa manajer Josep Guardiola pada tahun 2008 hingga 2012, dan sistem ini terkenal dengan dihasilkannya generasi pemain yang seringkali bertubuh kecil namun secara teknik amat berbakat, misalnya Xavi Hernandez, Andrés Iniesta, Cesc Fàbregas, dan Lionel Messi mereka dianggap sebagai pemain dengan sentuhan, visi dan kemampuan umpan yang luar biasa, serta sangat baik dalam menjaga penguasaan bola.

Kita biasa melihat sendiri ketika Fc Barcelona bertanding, Di lini tengah El Barca aktor utamanya adalah pemain terbaik Barcelona iniesta,xavi dan sang lengeda muda barcelona Lionel messi, pada masa kepelatihan pep guardiola strategi ini di anggap sangat berhasil karena menjadikan Barcelona tim yang paling di takuti dan banyak menghasil kan gelar juara untuk Barcelona.

Begitupun Tim nasional spanyol berasil membawa pulang tropi WORDCUP dan EURO secara berturut-turut membukikan bahwa gaya permainan sepakbola ini memang sangat bagus.Tetapi kejayaan tiki taka tu sirna ketika Barcelona di kalakan Chelsea di liga champion, alur serangan tiki taka terhambat di kotak 16 sehinga penyelesaian akhir tidak sempurna. Sehingga pep guardiola memutuskan untuk keluar dari Barcelona. Dan berhenti dari kursi kepelatihaannya selama 1 musim.

Ketika masa kepelatihan Tito vilanova ternyata strategi ini sudah mulai terbaca oleh sebagian besar tim-tim lain, sehingga kini tiki-taka sudah tidak terlalu menakutkan bagi lawannya. Tetapi, yah itulah Barcelona, dengan pemain yang sepenuhnya suka bekerja tim dan di huni 50% pemain asal spanyol, tiki taka tidak akan lepas dari Barcelona.

Thursday, 2 May 2013

Penerus Pep Guardiaola


Tito Vilanova, adalah Pelatih Barcelona 2012-2013 yang menerima tongkat estafet dari pelatih terdahulu yaitu Pep Guardiola

Berbicara mengenai perjalanan Karir Tito Vilanova, pelatih sepak bola ini dulunya adalah pemain sepak bola yang bermain sebagai gelandang, dan di karir juniornya ia sudah bermain untuk Barcelona, selama 4 tahun bersama Barcelona junior.

Kemudian ditahun 1988 ia dipindahkan ke klub Barcelona B (senior). Yang kemudian karir nya dalam dunia sepak bola ia lanjutkan di beberapa klub yang memang kurang terkenal, dan terakhir, pada tahun 2000–2002 ia bermain untuk klub yang bernama Gramenet, dan selama karirnya sebagai pemain Sepak Bola, Vilanova sudah mengoleksi 19 buah gol.

Setelah usai menjadi pemain sepak bola, Vilanova sempat vakum di dunia sepak bola selama 5 tahun yang kemudian tahu 2007 ia memutuskan untuk menjadi Asisten Pelatih di Klub Barcelona B, disinilah karir nya sebagai asisten pelatih dimulai, di tahun 2007 hingga tahun 2008 ia sukses menjadi asisten pelatih di Barcelona B yang kemudian tahun 2008 ia dipindahkan menjadi Asisten Pelatih Pep Guardiola di klub Barcelona.

Selama 4 tahun menjadi asisten pelatih Pep Guardiola membuat Vilanova menjadi pilihan kuat menggantikan Pep, lantaran keputusan pep yang memilih untuk istirahat dari dunia sepak bola selama satu tahun, setelah gagal membawa barca meraih gelar La Liga dan UCL. Tahun 2012 Tito Vilanova resmi menjadi pelatih Barcelona menggantikan Pep.

Tetapi Tito musim ini belum bisa memaksimalkan kursi kepelatihan di musim pertamanya dan juga menjadikan Penampilan terburuk setelah 10 tahun terakhir dalam sejarah barcelona adalah ketika gagal membawa barcelona ke final liga Champion musim ini ketika harus mengakui keperkasaan Fc Holliwod (Bayer Munchen) di Cam Nou dengan score 0-3.

Dimusim ini El barca kemungkinan besar hanya meraih title La liga yang sementara unggul 11 angka dari rival abadi di Spanyol El Real di tangga klasemen sementara La liga..

Apakah yang akan di perbuat Tito Vilanova di musim depan untuk mengembalikan kejayaan barcelona?
KITA TUNGGU!!!

Tuesday, 30 April 2013

Logo FC Barcelona Dari Masa Ke Masa


Sebelum kita bicara lebih jauh tentang Barcelona, Para cules harus tau, bahwa El Barca telah beberapa kali mengubah logo mereka, inilah beberapa logo El Barca yang pernah ada:


FC BARCELONA 1939 – 1074

Logo diawal berdirinya El Barca pernah meraih:
  • 1 Tropi La liga tahun (1928-1929)
  • 8 Piala Copa de Rey  (1909-1910, 1911-1912, 1912-1913, 1919-1920, 1921-22, 1924-1925, 1925-1926, 1927-1928).
FC BARCELONA 1939 – 1074

                                                        
Logo Barcelona di masa Jendral Franco tahun 1939 s/d 1974 banyak menghasilkan banyak gelar diantaranya

  •  8 Tropi La Liga pada tahun (1944-1945, 1947-1948, 1948-1949, 1951-1952, 1952-1953, 1958-1959, 1959-1960, 1973-1974)
  •  8 Piala Copa De rey (1941-1942, 1950-1951, 1951-1952, 1952-1953, 1956-1957, 1962-1963, 1967-1968, 1970-1971)
  •  4 Piala UEFA (1958,1960,1966,1971)
  •  7 Piala Joan Gamper  (1966, 1967, 1968, 1969, 1971, 1973, 1974)
  •  2 Piala latin (1949.1952)
FC BARCELONA 1939 – 1074

Logo El barca pada tahun 1974 sampai 2012 ini adalah tahun kejayaan El Barca dengan perahian banyak juara di berbagai kejuaraan, antara lain:

  • 11 Tropi La Liga 1984-1985, 1990-1991, 1991-1992, 1992-1993, 1993-1994, 1997-1998, 1998-1999, 2004-2005, 2005-2006, 2008-2009, 2009-2010, 2010-2011
  • 10 Piala Super Spanyol (1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011)
  •  4 Juara Liga Champion (1991-2005,2008,2010)
  •  4 Juara Super Eropa (1992-1997-2009-2011)
  •  4 Piala Winers (1978,1982,1989,1997)

Akankah El Barca tahun ini manambah Tropi di tahun 2012?

kita tunggu saja sampai akhir musim ini... BRAVO EL BARCA!!

Saturday, 27 April 2013

Pemain Terbaik FC Barcelona


FC Barcelona  adalah club terbaik dunia, selain prestasi yang banyak di dapatkan di segala kejuaran eropa maupun antarclub dunia, El Barca pernah mempunyai pemain-pemain yang sangat berkualitas dan masuk kedalam deretan pemain terbaik dunia, inilah daftar pemain yang pernah membela El Barca dan menjadi pemain bintang di Zamannya
1.    Laszlo Kubala
Pemain asal hungaria ini pernah membela El Barca di tahun 50an selama 10 tahun dan membawa El Barca menjuarai berbagai kejuaraan termasuk la liga dan piala copa del rey, dengan mencetak 274 gol dalam 345 pertandingan bersama Cesar Rodriguez, Estanislau Basora, Eduardo Manchon, dan Moreno. Laszlo Kubala yang terkenal melalui tendangan-tendangan bebasnya ini adalah pemain yang paling banyak mencetak gol dalam satu pertandingan, dia pernah mencetak  tujuh gol ketika menghadapi Sporting Gijon. Sekarang Laszlo Kubala diabadikan dalam bentuk patung yang berada di dekat stadion Camp Nou. 
2.    Johan Cruyff
Pemain yang namanya di sebut-sebut linoel messi pada eranya, pemain yang di datangkan Barcelona dari Ajax Amsterdam di tahun 1973 membayar penuh kepercayaan dengan memberi gelar la liga yang telah 14 tahun tidak pernah di raih El barca, selain itu Johan Cruyf pernah tiga kali memenangi gelar Ballon d’Or di tahun 1971, 1973, dan 1974. Pergi dari El Barca di tahun 1978, dia kembali lagi pada tahun 1988 sebagai pelatih. Dan di bawah tangan dinginnya, Barca berhasil meraih gelar UEFA Champions League pertama mereka di Wembley 1992.
3.    Rivaldo
Siapa yang tak mengenal pemain kelahiran 1973 asal Brazil yang mampu mengawinkan gelar la liga dan Copa del rey di tahun pertamanya bersama El Barca, Berposisi sebagai gelandang serang di Barcelona ia berhasil membukukan 136 gol dari 253 caps, wow.. hasil yang sempurna untuk gelandang serang, ketika bercostum El barca Rivaldo pernah 1 x mendapat penghargaan  ballon d’or (pemain terbaik dunia).
4.    Ronald Koeman
Beck tangguh, memiliki kecepatan dan produktif gol, yupz itu dia Ronal koeman, ia adalah pemain penting di jantung pertahanan El barca era kepelatihan Johan Cruyff, walaupun bersetatus sebagai bek, ia tidak kenal lelah membantu teman-teman seperjuangan untuk membantu mencetak gol dan meraih kemenangan, dengan membondol 100 gol sepanjang karirnya di Barcelona Ronal koeman. Mungkin sobat masih ingat waktu gol nya lewat tendangan bebas ke gawang Gianluca Pagliuca mengantarkan El Barca untuk pertama kalinya menjuarai kejuaran tantar club terbesar di benua biru yaitu UEFA Champion League. 
5.    Josep Guardiola
Bukan karena kehebatan yang di milikinya yang bisa meruntuhkan hati para Cules, tetapi jiwa kepemimpinan yang di miliki waktu menjadi kapten dilapangan dan menjadi pelatih yang bisa menghasilkan berbagai gelar untuk El Barca.. wow pemain dengan jiwa pemimpin yang hebat yang pernah di miliki El Barca
6.    Ronaldinho
Siapa yang tekanal dengan Ronaldinho, ya, pemain yang membesarkan Barcelona selama 5 tahun, dia adalah ada pemain yang memliki skill yang sangat mempuni, teknik-teknik penguasaan bola ala brazil yang sempurana, senyumnya yang khas, dan selebrasi khas dengan tari samba ia berhasil mempersembahkan sebuah gelar UEFA Champions League bagi Barca di tahun 2005 dan mendapatkan Ballon d’Or.
7.    Xavi Hernandez
Pemain yang mampu mengatur tempo permainan El Barca di lini tengah dan menjadi kapten kedua setelah Charles Puyol, pemain ini bias disandingkan dengan pep guardiola di masanya, Xavi adalah salah satu pemain paling vital dalam permainan tiki-taka nya Barcelona. Pemain jebolan La Masia ini adalah pemegang caps terbanyak Barcelona. 
8.    Andres Iniesta
Pemain yang bisa membantu linoel mesi dalam mencetak gol adalah Andres iniesta, dengan umpan akurasi dan skil penguasaan bola yang baik menjadikan pemain ini bias disejajarkan denga Linoel Messi dan Christiano Ronaldo, pada pemilihan pemain terbaik dunia, dan pada pemilihan pemain terbaik Eropa tahun 2012, Andres Iniesta lah yang mendapatkan gelar itu, karena kontribusinya membawa El barca dan El Matador menjuari berbagai kejuaran.
9.    Lionel messi
Tiada habisnya kalau kita membicarakan pemain yang satu ini, skill sempurna,akurasi tembakan yang bagus, dan lari yang cepat, itulah yang di miliki titisan maradona ini, pemain yang memiliki segudang perstasi club ataupun sebagai pemain, mampu di sejajarkan dengan sepak bola legendaris, di usia yang 25 tahun Lionel messi telah mampu menjadi pemain satu-satunya yang medapat 4 gelar pemain dunia. Apa lagi yang akan di lakukan Messi untuk menggucang sepak bola dunia?